Sertakan Calon Ibu Mertua Dalam Persiapan Pernikahan

7 months ago
Share:
Sertakan Calon Ibu Mertua Dalam Persiapan Pernikahan

Kebanyakan calon pengantin wanita enggan mengikutsertakan calon ibu mertua dalam mempersiapkan pesta pernikahannya. Mereka justru lebih sering mengajak teman dekat atau pasangannya sendiri. Alasannya mungkin karena masalah ketidaknyamanan untuk mengikutkan ibu dari pasangan kamu untuk hal-hal yang mungkin menurut kamu bersifat personal. Kamu mungkin takut untuk menolak pilihan sang ibu jika ternyata apa yang dipilih tidak sesuai dengan keinginan kamu, atau bisa jadi, kamu tidak ingin mengecewakan calon ibu mertua. 


Namun perlu diingat, cepat atau lambat, ibu pasanganmu akan menjadi ibumu juga dalam ikatan pernikahan. Kamu tidak hanya menikahi anaknya tapi juga seluruh keluarga besarnya. Jadi, jika kamu tidak memulai untuk mendekatkan diri, kapan lagi? Persiapan pernikahan akan menjadi momen terbaik untuk saling mendekatkan diri dan mengenal karakter masing-masing. Ada momen dimana kamu bisa mengajak calon ibu mertua, ada juga momen yang lebih baik kamu tidak mengajaknya. Tapi yang pasti, mengikutsertakannya dalam persiapan pesta pernikahan akan menjadi hal yang baik bagi kamu kelak. 




Memilih gaun pernikahan 

Tergantung seberapa dekat kamu dengannya, memilih gaun pengantin menjadi momen yang personal. Jika calon ibu mertua adalah orang yang menyenangkan dan memberi keleluasaan bagi kamu untuk memilih sendiri, dan berada di sisi kamu hanya untuk menemani, tentu akan menyenangkan bagi kamu berdua untuk pergi bersama. Dalam hal ini, kamu dan calon ibu mertua bisa menjadi teman diskusi yang menyenangkan. Namun, jika karakter si ibu lebih mengarah pada judgemental, lebih baik jangan mengajaknya. 


Memilih venue pernikahan

Jika biaya pernikahan akan dikeluarkan oleh orang tua pasanganmu atau lebih banyak dibayarkan oleh mereka, sudah menjadi keharusan kamu berdua mengajaknya untuk meninjau venue pesta pernikahan. Setidaknya kamu memberikan bayangan pada ibu atau ayah mertua untuk melihat tempat dimana nantinya kalian akan menikah. Tentu saja, kamu bisa mengajak orang tuamu sendiri dalam hal ini dan menjadikan momen kunjungan ini sebagai momen dua keluarga bersama.




Mencoba menu makanan pesta 

Dalam mencoba menu makanan pesta, kamu berdua perlu mengikutsertakan orang tua masing-masing tidak tergantung dari siapa yang akan membayar pesta pernikahan. Ini adalah acara bersama yang salah satunya adalah untuk menghormati kedua pasang orang tua. Bisa dibayangkan jika saat mencoba menu hidangan pesta, salah satu dari orang tua tidak diundang dan mereka tahu bahwa momen ini telah lewat tanpa mereka diundang? Tentu akan menjadi pertanyaan besar dari mereka. 


Menentukan model gaun ibu mertua

Calon Ibu mertua mungkin akan meminta pendapatmu tentang model gaun yang akan ia kenakan. Inilah saatnya untuk kamu memberi pendapat seperti layaknya kamu melakukannya pada ibumu sendiri. Kamu pasti ingin ia tampil sebaik mungkin di hari pernikahanmu kan, dan pastinya calon ibu mertua pun ingin tampil sempurna berdiri di pelaminan bersama dengan kedua mempelai. 



Komunikasi selama persiapan pernikahan 

Komunikasi antara kamu dan calon ibu mertua menjadi sangat penting di momen-momen persiapan pesta pernikahanmu, apalagi jika pasangan yang akan kamu nikahi adalah anak laki-laki satu-satunya. Ingatlah secara psikologi anak laki-laki akan lebih dekat dengan ibunya, dan saat kamu menikahi anaknya, ia akan merasa ada orang yang mengambil buah hatinya. Jadi berpandai-pandailah menarik hati calon ibu mertua agar pernikahan kamu berjalan dengan lancar. 


Share: