Sambut Tahun Baru Imlek, Sebastian Gunawan Gelar Peragaan Busana Bertema Yao Xiang Wang Xi

8 days ago
Share:
Sambut Tahun Baru Imlek, Sebastian Gunawan Gelar Peragaan Busana Bertema Yao Xiang Wang Xi

Tak pernah berhenti berkarya, dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek kali ini, Sebastian Gunawan menyajikan peragaan busana bertema Yao Xiang Wang Xi. Melalui Jenama Sebastian Gunawan Signature, desainer ini mempersembahkan koleksinya secara virtual pada Selasa (18/1) yang dapat disaksikan melalui You Tube.


Perancang yang biasa disapa Seba ini mengatakan, "Kita tidak terlepas dari ikatan masa lalu ketika menyongsong masa depan. Seperti saat berdiri di puncak gunung dan memandang alam sekitar, kita akan terpikir tentang masa silam."



Pasangan Cristina Panarese ini menegaskan konteks ikatan masa silam berpengaruh pada kehidupan di saat kini dan akan datang. Melalui inspirasi ini, dengan kepiawaiannya Seba menyajikan 39 set busana koleksi Yao Xiang Wang. Adapun koleksi Yao Xiang Wang Xi menyesap elemen mode masa lampau yang diembuskan kembali dalam rasa kemewahan mode masa kini. 


Hal itu tampak pada gaya cheongsam yang menjadi ciri khas pakaian imlek, ditahbiskan dengan kerah tinggi yang secara jeli dipadankan dengan rok melebar, atau cape, ataupun luaran bergaya ponco. Nafas orientalisme dihantarkan dalam berbagai aplikasi burung bangau ala lukisan China yang dijahitkan di atas bahan halus, tipis nan menerawang. Gaya Hanbok Korea dan Kimono Jepang pun ikut mengayakan ragam busana yang disajikan pada peragaan kali ini.


Adapun pada potongan meliuk dan melebar pada bagian bawah lengan menjadi tatanan baru yang menarik. Begitupun tawaran mengenakan dua set busana sekaligus dalam satu tampilan menjadi si pencuri perhatian.



Craftmanship khas Sebastian Gunawan yang begitu tinggi terlihat dari penempatan ornamen keping sequin, butiran payet, dan bulu-bulu yang menjadikannya gaun-gaun mewah kaya ornamen dalam desain yang bernafas muda dan ringan.


Menggenggam keceriaan tahun baru dengan palet warna merentang luas menjadi jajaran warna pastel hingga warna legam, seperti hijau limau, nude, emas, peach, merah marun, merah muda, putih hingga biru tua.



Boleh dibilang, kali ini Seba dan Cristina memberikan ragam alternatif gaya berbusana yang muncul dalam berbagai siluet demi menapaki beragam karakter wanita yang ketika memakainya menjadi semakin memesona.


Dan kedua pasangan perancang mode ini juga meyakini bahwa masa depan sejatinya adalah sebuah proses yang selalu melihat dan tanpa melupakan akar budaya masa lampau



Foto: Tim Muara Bagdja


Share: